Dalam sambutannya, Prof. Zaenal Mustakim menyampaikan rasa bangga dan harapannya kepada kesembilan mahasiswa yang terpilih mengikuti program tersebut. Selain itu diharapkan agar para mahasiswa mampu menunjukkan diri sebagai generasi yang berwawasan global, menjaga kesehatan, serta memperhatikan dokumen dan barang bawaan mereka selama di Thailand. Selain itu, Prof. Zainal juga menekankan pentingnya mempelajari perbedaan budaya dan menjalin interaksi yang positif selama di Negara tersebut.

“Kedepan, kami berharap jumlah peserta International Student Mobility Program ini dapat terus meningkat dan lebih banyak mahasiswa dari berbagai program studi dapat turut serta. Saya juga berharap kalian dapat mewakili UIN Gus Dur dalam berbagai kesempatan, baik dalam seminar maupun dalam mengenal budaya Thailand,” ujar Prof. Zaenal.
Kesembilan mahasiswa yang akan diberangkatkan pada tanggal 10 September 2024 dan akan berada di Thailand hingga 23 September 2024 ini berasal dari berbagai program studi, yaitu:
- Dzatil Bayani (Komunikasi dan Penyiaran Islam)
- Desi Lestari (Tadris Bahasa Inggris)
- Nely Haliza (Pendidikan Islam Anak Usia Dini)
- Winasari (Pendidikan Islam Anak Usia Dini)
- Devina Aisyah Vidyadari (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir)
- Dhimas Nur 'Afif Adji (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir)
- Mohammad Raihan Kumala Putra (Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir)
- Sabiq Muhammad Zaki (Akuntansi Syariah)
- Hana Ariani Sholehati (Hukum Tata Negara)
Para mahasiswa ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengenalkan UIN Gus Dur dan budaya Indonesia di Thailand, serta memperluas wawasan mereka dalam bidang akademik dan budaya internasional.
Acara pelepasan ini menandai langkah penting UIN Gus Dur dalam mendorong mahasiswanya untuk aktif dalam program mobilitas internasional, sekaligus mempererat hubungan akademik antara Indonesia dan Thailand melalui International Student Mobility Program di Krirk University.